Bekerja sama dengan BPK Gunung Mulia, diadakanlah sebuah seminar “Bayi Cerdas, Kenapa Tidak??” di gedung BPK Gunung Mulia Kwitang.
Seminar yang berdurasi kurang lebih 1,5 jam ini dibuka oleh Bapak Steve dan dilanjutkan oleh sebuah nyanyian berjudul Bunda oleh Bpk Beno.
Para pendengar sangat antusias dengan materi yang dikaji dalam seminar ini, yaitu mengenai:
1. ASI eksklusif dan bagaimana agar sukses menyusui eksklusif selama 6 bulan, kalau bisa dilanjutkan sampai 2 tahun.
2. Pemberian makanan pendamping ASI dengan cara menyenangkan lewat permainan dan juga edukasi, lebih kerennya disebut “MEDUTAINMENT”
3. Sharing antara Ibu Koming yang merupakan ibu yang aktif di ranah perfilman, tapi juga tetap sukses mengurus anaknya.
4. Sharing dari Ibu Emilia tentang gizi.

Ibu Emilia, Holy dan Ibu Koming
Memang sebenarnya mengurus bayi itu gampang-gampang susah, tapi kalau memang sudah niat, pasti ada jalannya. Oleh karena itu, berawal dari perjalanan mengikuti Nestle Cerelac Ibu Cemerlang 2007, mata saya mulai terbuka, bahwa ternyata banyak sekali ibu-ibu yang tidak menyusui bayinya, menggantikannya dengan susu formula. Gak salah memang, tapi hal ini menyebabkan banyak hal yang sangat memprihatinkan:
1. Anak bisa jadi terlalu gemuk karena lemak yang terkandung dalam susu formula lebih tinggi kadarnya dari ASI
2. Anak akan mengalami berbagai macam masalah pada saluran cernanya, mulai dari konstipasi, alergi, dll.
3. Ikatan antara ibu dan anak akan berkurang
4. Taraf kecerdasannyapun lebih rendah dibandingkan dari bayi yang mengkonsumsi ASI (ini diambil dari berbagai sumber)
Sejak saat itu, saya mulai terenyuh, ternyata menyusui bagi kebanyakan ibu itu sangat menyulitkan. Karena itu saya ingin sekali berbagi dengan para ibu yang lain bagaimana agar bisa sukses menyusui bayi dengan ASI selama 6 bulan, kemudian melanjutkan sampai 2 tahun.
Semoga lewat buku “Bayi Cerdas, Kenapa Tidak” yang diterbitkan oleh BPK Gunung Mulia, bisa menambah wawasan para ibu, bahwa menyusui itu suatu yang luar biasa yang WAJIB dilakukan oleh para ibu di seluruh Indonesia.
Apabila hal ini tercapai, pasti kualitas SDM Indonesia juga meningkat. Ini mimpi saya. Satu langkah kecil yang saya lakukan, PASTI akan memberikan dampak di suatu hari nanti.
Kaitkata: ASI, ASI eksklusif, Bayi Cerdas, BPK GM, Holy